Logo Bloomberg Technoz

Namun, di balik padatnya aktivitas produksi, Yulianti justru menemukan nilai lebih dari usahanya. Ia mulai melibatkan warga sekitar untuk membantu proses produksi, sehingga pesanan dapat diselesaikan tepat waktu.

Keterlibatan masyarakat sekitar tidak hanya membantu operasional usaha, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi mereka. Hal ini menjadikan usaha Yulianti tidak sekadar bisnis, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

“Walaupun produksinya jadi lebih padat, di situ saya malah merasa paling senang, karena bisa berbagi kesempatan dengan warga sekitar untuk menambah penghasilan, sehingga mereka ikut merasakan manfaatnya. Itu yang paling berarti bagi saya,” ucap Yulianti.

Kolaborasi dan Dukungan BRI Dorong Pertumbuhan

Perjalanan usaha Yulianti tidak terlepas dari dukungan perbankan, khususnya dari BRI. Akses pembiayaan mikro yang diberikan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat fondasi usahanya.

Melalui dukungan tersebut, Yulianti dapat meningkatkan kapasitas produksi, mulai dari pembelian bahan baku hingga pengadaan peralatan memasak yang lebih memadai. Hal ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien dan mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Selain pembiayaan, BRI juga menghadirkan solusi digital yang membantu kelancaran transaksi usaha. Penggunaan QRIS memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran, sekaligus mendorong usaha menjadi lebih modern.

Transformasi digital ini memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan. Di sisi lain, Yulianti juga dapat mengelola transaksi dengan lebih rapi dan transparan.

“Meski saya pelaku usaha kecil, namun saya tetap didampingi oleh BRI dan merasakan manfaat atas kehadiran BRI. Kami dibantu diajarkan oleh petugas BRI mengenai pengelolaan keuangan dan kiat mengembangkan usaha. Dukungan ini menjadi kunci bagi saya untuk dapat tumbuh,” ujarnya.

Pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga pada peningkatan kapasitas pelaku usaha. Edukasi mengenai pengelolaan keuangan menjadi bekal penting bagi Yulianti dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

Dengan fondasi yang semakin kuat, Yulianti optimistis usahanya dapat terus berkembang. Ia berencana memperluas pasar dan meningkatkan skala produksi agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Selain itu, ia juga berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat sekitar dalam aktivitas usahanya. Baginya, pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan lingkungan sekitar.

“Harapannya usaha ini bisa semakin dikenal luas dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kisah Yulianti mendapat perhatian dari BRI sebagai contoh nyata keberhasilan pemberdayaan UMKM. Sosoknya dinilai mencerminkan semangat perempuan tangguh yang mampu menjadi penggerak ekonomi.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa perjalanan Yulianti menunjukkan pentingnya ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha kecil.

“Dengan dukungan berkelanjutan dari BRI, kisah Yulianti menjadi bukti bahwa usaha UMKM perempuan yang dikelola dengan ketekunan dan didukung oleh ekosistem yang tepat, akan mampu tumbuh, berdaya saing, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” pungkas Akhmad.

Ke depan, kisah seperti Yulianti diharapkan semakin banyak muncul di berbagai daerah. Dukungan yang tepat, ditambah semangat dan ketekunan, menjadi kombinasi penting dalam mendorong UMKM naik kelas.

Dengan peran aktif lembaga keuangan dan semangat pelaku usaha, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

(tim)

No more pages