Logo Bloomberg Technoz

Pasar menafsirkan hal ini secara positif, “dan itu memberi investor alasan untuk membeli kembali saham yang telah mereka jual,” katanya, mengutip Bloomberg News.

Namun memang, perhatian tetap tertuju pada harga energi dan penutupan Selat Hormuz—jalur perairan yang sangat penting bagi aliran minyak dari Timur Tengah.

“PSituasi tetap cukup rumit bagi investor,” terang Homin Lee, Strategist di Lombard Odier di Singapura.

“Fokus investor akan sepenuhnya tertuju pada aksi militer di kedua sisi Teluk Persia dan apakah lalu lintas kapal di Selat Hormuz dapat membaik lebih lanjut meski ada serangan-serangan ini.”

Investor terguncang oleh pesan–pesan Trump yang sering bertentangan mengenai konflik tersebut, dengan pemimpin AS itu berganti–ganti antara klaim sesekali perang akan segera selesai tetapi kemudian muncul lagi ancaman untuk meningkatkan serangan, termasuk terhadap infrastruktur strategis.

(fad/aji)

No more pages