Logo Bloomberg Technoz

"Lagi-lagi kita rapikan ini. Sehingga nanti di BGN ada Call Center. Di sini kami bikin juga nanti complain center. Sehingga pelaksanan yang di bawah itu nanti bisa cepat. Lagi-lagi kita akan buat peraturannya mengenai Satgas-satgas itu. Ada Bupati sampai ke Camat," jelas Zulhas. 

Di sisi lain, mantan Menteri Perdagangan tersebut menungkapkan sejumlah langkah-langkah perbaikan untuk program prioritas presiden ini. Salah satunya terkait dengan efektivitas pelaksanannya. 

Zulhas mengaku pemberian MBG selama enam hari dalam seminggu bagi siswa bersekolah dirasa tidak efektif. Sehingga pemerintah kata dia, mengevaluasi hal tersebut dengan kini hanya memberikan selama lima hari atau waktu efektif sekolah. 

"Kalau libur, Lebaran, iya kan kalau dimasukin juga gak efektif. Jadi [karena] itu [pembagian MBG di waktu] libur enggak ada lagi. Dia hanya diberikan di hari sekolah. Untuk sekolah umum," jelas Zulhas. 

"Tetapi yang [wilayah] 3T [Tertinggal, Terdepan, dan Terluar] dan yang tinggi sekali [angka] stunting nya, tentu ada penanganan khusus," sambungnya. 

Selain itu, evaluasi lainnya yang jadi sorotan yakni terkait penyaluran MBG untuk sekolah berbasis pondok termasuk tingkat Madrasah. Acuannya lantaran penyaluran tersebut baru berjalan 10%. Namun demikian, tidak akan ada perubahan penyaluran untuk anak-anak dan ibu hamil. 

(ain)

No more pages