Januari lalu, produsen chip memori AS, Micron Technology Inc., mengatakan akan menginvestasikan tambahan US$24 miliar untuk memperluas kapasitas manufakturnya di negara pulau tersebut.
Singapura telah menjadikan pengembangan AI sebagai prioritas nasional, dengan berinvestasi di berbagai bidang seperti penelitian, tata kelola, dan pendidikan guna membantu warganya mengadopsi teknologi tersebut. Negara ini akan mempermudah para talenta AI asing terkemuka untuk pindah ke Singapura, dengan menawarkan jalur perekrutan khusus dan visa kerja berdurasi lima tahun bagi para ahli tersebut.
(bbn)
No more pages
































