Logo Bloomberg Technoz

Meroket di Maret, Seperti Ini Ramalan Harga Batu Bara untuk April

Hidayat Setiaji
01 April 2026 07:55

Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri
Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara menutup perdagangan Maret dengan koreksi yang lumayan dalam. Ini terjadi usai harga si batu hitam naik tiga hari beruntun.

Pada Selasa (31/3/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 142,45/ton. Jatuh 1,25% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga komoditas ini terkoreksi setelah naik tiga hari berturut-turut. Selama tiga hari tersebut, harga terdongkrak nyaris 5%.


Jadi, sepertinya aroma ambil untung (profit taking) kuat tercium. Potensi cuan yang bisa diraup menjadi motivasi bagi investor untuk melepas kontrak batu bara.

Apalagi harga batu bara membumbung tinggi sepanjang Maret. Selama bulan lalu, harga meroket 20,21% secara point-to-point.