Harga Minyak Stabil, Pasar Pantau Prospek Berakhirnya Perang Iran
News
01 April 2026 07:30

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia terpantau stabil seiring para pelaku pasar menimbang prospek berakhirnya perang di Timur Tengah. Sinyal positif muncul setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menunjukkan keterbukaan untuk menyelesaikan konflik yang telah memicu kekacauan di pasar energi global tersebut.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran US$102 per barel setelah sempat merosot 1,5% pada perdagangan Selasa (31/3). Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa AS kemungkinan akan meninggalkan Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan, mengisyaratkan bahwa target militer sebagian besar telah tercapai. Ia juga menambahkan bahwa kesepakatan dengan Teheran masih mungkin untuk dicapai.
Meski perang berakhir dalam jangka waktu tersebut, pemulihan arus pasokan normal melalui Selat Hormuz diprediksi tetap memakan waktu, mengingat sejumlah fasilitas energi dilaporkan mengalami kerusakan selama konflik. Selain itu, pasar masih tetap waspada karena gugus tempur kapal induk ketiga AS tengah menuju Timur Tengah, ditambah kekhawatiran akan invasi darat yang mematikan setelah lebih banyak pasukan tiba di kawasan tersebut.
Pada Selasa kemarin, media pemerintah Iran melaporkan pernyataan Presiden Masoud Pezeshkian yang menyebut negaranya siap mengakhiri perang, sembari tetap menegaskan tuntutan Teheran. Tuntutan tersebut sebelumnya mencakup penghentian konflik di seluruh lini serta pengakuan atas kedaulatan Iran terhadap Selat Hormuz.





























