"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi. Tidak boleh ada kompromi dalam aspek kelaikan sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar operasional," tutur Dudy.
Jumlah Kecelakaan
Di sisi lain, Dudy juga melaporkan, berdasarkan data Kepolisian, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 3.517 kejadian mengalami penurunan sebesar 6,31% dibandingkan tahun lalu yang masih 3.754 kejadian.
Angka fatalitas kecelakaan juga turun sebesar 31,19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Alhasil, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tercatat sebanyak 300 jiwa, diklaim turun dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 436 jiwa.
"Transportasi haruslah menjadi sebuah upaya memindahkan orang dan barang, seraya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan memberikan kepastian kepada masyarakat," kata Dudy.
"Saya harus menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas serta berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan."
(ain)































