Beras Naik
Harga beras medium I tercatat Rp16.050/kg atau naik 0,13%. Sementara, harga untuk kualitas medium II sebesar Rp15.900/kg, naik 0,12%. Beras kualitas super I dan II juga naik 0,29% dan 0,3% menjadi Rp17.250/kg dan Rp16.800/kg.
Harga bahan pangan hortikultura seperti bawang merah dan bawang putih juga masing-masing mengalami kenaikan sebesar 3,13% dan 0,12% menjadi Rp46.100/kg dan Rp40.250/kg.
Di samping itu, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp19.800/kg atau naik 0,76%. Begitu juga dengan minyak kemasan bermerk I yang naik 0,22% menjadi Rp22.950/kg. Harga minyak goreng kemasan merek II juga naik 0,23% menjadi Rp21.900/kg.
Sementara, harga daging ayam ras segar tercatat naik 1,16% menjadi Rp43.550/kg, diikuti oleh gula pasir lokal yang juga naik 0,53% menjadi Rp18.850/kg. Gula pasir premium juga naik 0,25% menjadi Rp20.050/kg.
Klaim Terkendali
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengklaim stok bahan pokok terkendali setelah Lebaran.
"Berdasarkan pantauan kami ke teman-teman pedagang hari ini, pasokan bapok kita seperti beras, minyak, cabai, dan lain-lain cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Budi di Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Budi menambahkan kementeriannya terus berkoordinasi dengan Perum Bulog dan ID FOOD untuk memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bapok seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, dan MINYAKITA.
"Minimal 35% distribusi MINYAKITA diserahkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan seperti ID Food dan Bulog. Saat ini, distribusinya sudah lebih dari 35 persen," tuturnya.
(prc/naw)





























