Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: Ekonomi Kuartal I Berpotensi Tumbuh 5,5% Berkat Lebaran

Redaksi
26 March 2026 16:26

Umat muslim bersiap menunaikan Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Umat muslim bersiap menunaikan Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin optimistis momentum Hari Raya Idulfitri, beserta sejumlah inisiatif pemerintah, akan mendorong Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 sebesar 5,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Menurutnya, Indonesia memiliki sejumlah momentum peningkatan konsumsi sepanjang kuartal ini, bahkan sejak awal periode.

Pada awal tahun, misalnya, aktivitas konsumsi meningkat seiring perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selanjutnya, pada pertengahan kuartal I, kegiatan ekonomi didorong oleh momentum Imlek dan Ramadan. Memasuki Maret sebagai akhir kuartal I, konsumsi pun kembali meningkat seiring perayaan Idulfitri.


Ia menjelaskan, secara tren, momentum Nataru dan Idulfitri kerap menyumbang sekitar 30–40 persen dari total belanja ritel tahunan. Oleh karena itu, ia meyakini aktivitas konsumsi tersebut akan tercermin pada pertumbuhan ekonomi kuartal I.

"Belanja masyarakat selama Nataru dan Lebaran akan berdampak sangat tinggi bagi ekonomi kuartal I 2026, sehingga target pertumbuhan 5,5 persen akan tercapai," ujar Wijayanto, Kamis (26/3).