Logo Bloomberg Technoz

Elon Musk, yang ikut mendirikan OpenAI, dan sejak itu berselisih dengan perusahaan tersebut, telah berusaha bersaing dengan ChatGPT dan chatbot lainnya. 

Dalam pengembangan, model AI menghadirkan kemampuan pembuatan gambar dan video oleh pengguna yang tampak realistis secara  cepat, di antara fitur-fitur lainnya.

Produk video Imagine dijelaskan sebagai salah satu dari empat bidang inti xAI selama rapat bersama staf dengan Elon Musk pada Februari. 

Langkah OpenAI menutup aplikasi video Sora-nya boleh jadi menciptakan peluang bagi pesaing lain, termasuk xAI, Runway AI Inc., dan Google milik Alphabet Inc. Meski begitu, pengumuman perusahaan di balik ChatGPT ini juga menimbulkan keraguan mengenai biaya dan manfaat menawarkan layanan video AI. 

Aplikasi Sora yang gratis dengan cepat naik ke puncak App Store Apple setelah dirilis akhir tahun lalu, namun sejak itu peringkatnya turun.

Sora, seperti generator video AI lainnya, juga membutuhkan daya komputasi yang jauh lebih besar untuk beroperasi. Keputusan OpenAI untuk menghentikan layanan ini bertepatan dengan upaya perusahaan untuk merampingkan jajaran produknya yang semakin meluas.

Upaya Elon Musk untuk tetap mengembangkan produk video xAI mungkin akan terkendala oleh hengkangnya sejumlah karyawan belakangan ini. Guodong Zhang, salah satu pendiri xAI yang bertanggung jawab atas Imagine, telah meninggalkan perusahaan pada awal bulan ini. Haotian Liu, karyawan lain yang bekerja sama dengan Zhang dalam menyusun strategi video, juga memilih pergi.

Chatbot Grok milik xAI sendiri juga menuai kritik global karena menyebarkan gambar-gambar eksplisit tanpa persetujuan. 

(bbn)

No more pages