Logo Bloomberg Technoz

Konflik Timur Tengah, Purbaya Sebut Tak Ubah APBN Sampai Saat Ini

Mis Fransiska Dewi
25 March 2026 18:50

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak akan mengubah postur defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dipatok sebesar 2,68% terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga saat ini, di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang memanas dan gejolak harga minyak dunia. 

Bendahara negara menyebut ketika harga minyak sudah naik tinggi sekali, pemerintah baru akan merevisi defisit APBN 2026. Dia menilai defisit APBN sepanjang 2026 nantinya akan sama seperti tahun lalu. 

“Sementara masih gitu dulu [2,68%]. Nanti kalau itu naik terus [harga minyak] baru kita akan betulin. Defisitnya kan akan bergeser, api kayaknya akan seperti tahun lalu paling sial,” kata Purbaya dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026). 


Bahkan dia menyebut ruang fiskal tahun ini seharusnya akan lebih luas lantaran penerimaan negara yang berasal dari pajak lebih baik dibanding tahun lalu. Sehingga pendapatan negara seharusnya lebih baik dibanding 2025. 

Purbaya menegaskan masih terlalu dini untuk merevisi defisit APBN dalam konflik geopolitik saat ini.