Sebagai mitigasi untuk mengamankan pasokan, kata Roberth, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah dan mitra pemasok untuk menjaga ketersediaan produk yang dibutuhkan.
Menurutnya, mekanisme komunikasi dan pengadaan atau tender dilaksanakan dengan mengacu pada keadaan terkini.
"[Hal ini dilakukan] sesuai dengan arahan pemerintah untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat," ujarnya.
Di negara Asean lainnya, Vietnam Airlines akan menangguhkan sementara penerbangan di beberapa rute domestik karena kekurangan bahan bakar jet atau avtur, dan kenaikan harga bahan bakar yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah mulai berdampak pada perjalanan udara di negara tersebut
Maskapai penerbangan nasional akan memangkas sekitar 23 penerbangan per minggu mulai 1 April karena pasokan bahan bakar jet yang makin ketat, menurut pernyataan dari Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam.
VietJet Aviation JSC juga mengurangi penerbangan di beberapa rute, menurut jadwal di situs jejaring pemesanannya.
Bamboo Airways akan berupaya mempertahankan penerbangan selama periode puncak perjalanan, meskipun frekuensi mungkin lebih rendah daripada tahun lalu jika harga minyak tetap tinggi, kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan.
Maskapai ini juga meminta pemerintah untuk menawarkan lebih banyak dukungan kepada maskapai penerbangan, termasuk pengurangan lebih lanjut dalam pajak perlindungan lingkungan dan pajak bahan bakar penerbangan.
Vietnam telah berupaya untuk memperkuat keamanan energi setelah perang Iran hampir menghentikan ekspor minyak dan gas melalui Selat Hormuz, yang menyebabkan kenaikan harga bahan bakar dan antrean panjang di SPBU.
Negara ini memiliki dua kilang domestik yang menyediakan sekitar 70% dari kebutuhan domestiknya, tetapi lebih dari 80% minyak mentah yang diimpor berasal dari Timur Tengah.
Badan penerbangan tersebut memperingatkan awal bulan ini bahwa kekurangan bahan bakar jet dapat muncul mulai awal April karena pemasok menunda pengiriman atau dapat menggunakan klausul force majeure untuk mengakhiri kontrak. Sekitar 70% bahan bakar jet Vietnam diimpor, terutama dari China dan Thailand.
Di tempat lain di Asia Tenggara atau Asean, maskapai penerbangan murah Filipina, Cebu Air, berencana untuk mengurangi penerbangan mulai April karena lonjakan harga bahan bakar yang disebabkan oleh krisis Timur Tengah, kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan pada Senin.
Dalam wawancara dengan Bloomberg News hari ini, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. mengatakan penghentian operasional pesawat karena kekurangan bahan bakar jet atau avtur yang disebabkan oleh perang di Iran adalah "kemungkinan yang nyata."
“Beberapa negara telah memberi tahu maskapai penerbangan kami bahwa mereka tidak dapat mengisi bahan bakar pesawat mereka, jadi mereka harus membawa bahan bakar ke sana dan kembali,” kata Marcos dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, Selasa (24/3/2026).
“Penerbangan jarak jauh akan menjadi masalah yang jauh lebih serius.”
Ditanya apakah, mau tidak mau, pesawat mungkin harus dihentikan operasionalnya, Marcos mengatakan “kami berharap tidak, tetapi itu adalah kemungkinan yang nyata.”
(dov/wdh)



























