Logo Bloomberg Technoz

Capaian ini meningkat 27,1% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 1.744.683 kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan volume tersebut setara 62,8% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.

"Melihat masih tingginya lalu lintas mudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H+1 Lebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek dengan menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28 dan 29 Maret 2026," katanya dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2025). 

Jelasnya, distribusi lalu lintas didominasi arah timur menuju Trans Jawa dan Bandung sebanyak 1.215.870 kendaraan atau 54,9% dari total. Sementara itu, arah barat menuju Merak mencapai 555.339 kendaraan atau 25,0%, dan arah selatan menuju Puncak sebanyak 446.253 kendaraan atau 20,1%.

Rinciannya, kendaraan menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat 790.791 unit atau melonjak 129,8% dari normal. Adapun menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama sebanyak 425.079 kendaraan atau naik 10,1%.

Untuk arah barat, lalu lintas melalui Gerbang Tol Cikupa menuju Merak tercatat 555.339 kendaraan, turun 4,3% dari kondisi normal. Sementara arah selatan melalui Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak mencapai 446.253 kendaraan atau meningkat 2,8%.

Pada H+1 Lebaran atau 22 Maret 2026, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat 210.209 kendaraan, naik 57,3% dibandingkan normal 133.637 kendaraan. Di sisi lain, arus masuk ke Jabotabek mencapai 170.681 kendaraan atau masih 2,9% lebih rendah dibandingkan lalu lintas normal.

(ain)

No more pages