Kapal Kemanusiaan Ditahan, RI Desak Israel Bebaskan Awak GSF
Redaksi
19 May 2026 07:22

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl pada Selasa (19/5) menyatakan, Indonesia mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan distribusi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.
"Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional," ujar Vahd.
Hingga saat ini setidaknya 10 kapal telah dikonfirmasi ditangkap, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal Josef, yakni Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi dari GPCI-Rumah Zakat.
Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono hingga kini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna mengetahui status kapal maupun kondisi Bambang Noroyono yang berada di atas kapal tersebut.






























