Serangan terbaru ini menyusul klaim Afghanistan pekan lalu bahwa Pakistan telah mengebom sebuah depo bahan bakar milik maskapai domestik yang menewaskan empat orang. Pemerintah Afghanistan mengeklaim telah membalasnya dengan menyerang pangkalan militer di Pakistan. Namun, Islamabad membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa mereka justru menembak jatuh tiga drone kiriman militan yang didukung Kabul.
Bulan lalu, Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, secara terbuka menyatakan "perang terbuka" terhadap pemerintah Taliban setelah menyerang sejumlah target militer.
Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan terus merosot tajam sejak Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021 menyusul penarikan pasukan pimpinan Amerika Serikat. Pakistan melaporkan lonjakan kekerasan yang signifikan di wilayah perbatasannya selama empat tahun terakhir.
(bbn)





























