Proyeksi BI: Ekonomi Global Melambat Jadi 3,1%
Mis Fransiska Dewi
17 March 2026 14:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memandang perekonomian dunia masih dalam tren melambat. BI menyatakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 diperkirakan lebih lambat menjadi 3,1% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,2% meskipun terjadi penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS).
“Pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2026 diperkirakan akan lebih lambat menjadi 3,1% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,2%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Maret, Selasa (17/3/2026).
Perry menyebut dari sisi global perang timur-tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antar negara. Sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global.
“Pasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar AS, meningkatnya yield US treasury serta terjadinya arus modal keluar dari emerging market,” tuturnya.
Tekanan inflasi global juga meningkat dari 3,8% menjadi 4,1% sehingga mempersempit ruang penurunan kebijakan moneter global termasuk kemungkinan semakin tertundanya penurunan fed funds rate.



























