Logo Bloomberg Technoz

Ada Tekanan Global & Inflasi, Ekonom Proyeksi BI-Rate Tetap 4,75%

Pramesti Regita Cindy
16 March 2026 10:10

BI Rate Ditahan Tetap 4,75%. (Diolah dari Berbagai Sumber)
BI Rate Ditahan Tetap 4,75%. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate dalam rapat dewan gubernur yang membahas kebijakan moneter pekan ini, Senin-Selasa, 17-18 Maret 2026. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan keputusan tersebut masih diperlukan sebab untuk menjaga daya tarik aset rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat.

Terlebih hal ini berkaitan dengan kondisi geopolitik yang belum stabil akibat serangan AS-Israel terhadap Iran sejak awal Maret, yang mana hal ini menyebabkan lonjakan harga minyak tertinggi sejak September 2022 menyentuh US$100 per barel. 


Tak hanya itu, dalam pembukaan perdagangan spot Senin (16/3/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,11% ke Rp16.963/US$, di tengah posisi indeks dolar AS yang masih berada di level 100,42. 

"[BI Rate] Tetap ya. Tekanan eksternal masih cukup kuat dan daya tarik aset rupiah perlu dipertahankan," kata David pekan lalu kepada Bloomberg Technoz, Senin (16/3/2026).