LPEM UI Usul Pangkas Belanja Nonproduktif Demi Jaga Defisit 2026
Mis Fransiska Dewi
16 March 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) merekomendasikan agar pemerintah menyesuaikan sejumlah pos anggaran belanja di tengah ruang fiskal yang sempit imbas lonjakan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah.
Melalui analisis terbaru bertajuk 'Dampak Perang Iran-AS Terhadap Perekonomian Indonesia', LPEM UI menerangkan penyesuaian instrumen belanja merupakan salah satu solusi yang realistis. Solusi ini juga dianggap dapat mencegah adanya pelebaran defisit anggaran terhadap produk domestik bruto (PDB).
Penyesuaian ini diharapkan dapat dilakukan terhadap pos belanja kurang produktif untuk meminimalisir distorsi terhadap peran lembaga dan pelaksanaan program yang efektif.
Penyesuaian MBG
Salah satu program yang patut dipertimbangkan yakni program Makan Begizi Gratis (MBG) yang pagunya mencapai Rp335 triliun tahun ini. MBG dinilai mengambil porsi 10,7% dari total belanja pemerintah pusat yakni Rp3.149,7 triliun. Nilai anggaran MBG juga naik dibanding 2025 yang sebesar Rp71 triliun dengan target 17,9 juta penerima.




























