Logo Bloomberg Technoz

“Puskesmas dan Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat. Di sinilah deteksi awal masalah kesehatan jiwa anak dapat dilakukan secara lebih cepat dan sistematis,” ujarnya.

Edy juga menyoroti pentingnya keterlibatan kader kesehatan dalam upaya pencegahan serta penanganan awal gangguan kesehatan jiwa pada anak. Ia menilai kader yang selama ini aktif di masyarakat perlu mendapatkan pelatihan khusus agar mampu mengenali tanda-tanda awal gangguan mental.

“Kader kesehatan perlu dilatih untuk mengenali gejala dan masalah gangguan jiwa sejak dini. Mereka juga dapat mendampingi keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan jiwa anak,” jelasnya.

Selain itu, kader kesehatan diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada keluarga mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila terdapat anggota keluarga yang berisiko mengalami gangguan jiwa, baik ringan maupun berat, serta mengarahkan mereka ke fasilitas layanan kesehatan yang tepat.

Dalam konteks penguatan layanan berbasis komunitas, Edy menilai peran Posyandu perlu diperluas tidak hanya untuk pelayanan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental.

“Peran Posyandu perlu diperkuat. Jika diperlukan, Posyandu dapat menambah meja layanan baru atau meja keenam yang khusus menyediakan konseling kesehatan jiwa bagi anak dan keluarga,” kata legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Untuk mendukung penguatan layanan kesehatan jiwa di tingkat dasar, Edy juga mengusulkan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Menurutnya, perawat dan bidan perlu mendapatkan pembekalan tambahan dalam penanganan awal kasus kesehatan jiwa. 

Sementara itu, kader Posyandu juga perlu dibekali pengetahuan untuk mendeteksi serta mengarahkan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa.

Lebih lanjut, Edy mendorong Kementerian Kesehatan segera menyusun pedoman serta regulasi yang lebih jelas mengenai pelayanan kesehatan jiwa di tingkat pelayanan dasar.

“Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan perlu menyusun pedoman dan regulasi pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas dan Posyandu. Hal ini penting karena pelayanan kesehatan dasar berada di bawah tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga perlu ada standar nasional yang jelas,” tegas Edy.

Ia menambahkan penanganan kesehatan jiwa pada anak perlu dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, serta komunitas. 

Dengan sistem deteksi dini yang kuat dan dukungan lingkungan yang sehat, diharapkan masalah kesehatan mental anak dapat ditangani lebih cepat dan mencegah dampak yang lebih serius di masa depan.

“Investasi terbesar bangsa adalah pada generasi muda. Kesehatan jiwa anak harus dijaga sejak dini agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” tuturnya.

(rtd)

No more pages