Logo Bloomberg Technoz

Tantangan Friderica Widyasari, Geopolitik, MSCI hingga S&P

Redaksi
12 March 2026 14:15

Friderica Widyasari Dewi. (Tangkapan Layar Instagram @fridericawidyasari)
Friderica Widyasari Dewi. (Tangkapan Layar Instagram @fridericawidyasari)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Friderica Widyasari Dewi menghadapi tantangan berat untuk memperbaiki kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang belakangan merosot awal tahun ini.

Friderica, biasa disapa Kiki, baru saja ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-16 masa persidangan  IV tahun sidang 2025-2026 di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 

Kiki menggantikan Mahendra Siregar yang mengundurkan diri pada 31 Januari 2026 lalu. Saat itu, IHSG tersungkur setelah pengumuman MSCI Inc. ihwal transparansi kepemilikan saham di bursa.


MSCI mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK untuk membenahi transparansi kepemilikan saham sambil membekukan rebalancing bobot saham Indonesia di indeks global tersebut. MSCI memberi waktu pengelola bursa berbenah sampai Mei tahun ini.

“Konsen dari MSCI itu menyebabkan koreksi yang sangat signifikan dan sangat dalam kepada market kita, kapitalisasi market kita juga terkoreksi cukup dalam,” kata Kiki kepada awak media usai RDPU dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/3/2026).