Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Podcast - Ramadan Spark

Purpose vs Profit, Arah Baru Dunia Kerja Generasi Muda


Ilustrasi Pekerga Generasi Muda (Bloomberg)
Ilustrasi Pekerga Generasi Muda (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perubahan cara pandang terhadap dunia kerja semakin terlihat di kalangan generasi muda. Bagi banyak profesional muda saat ini, bekerja tidak lagi hanya tentang gaji, tetapi juga tentang makna, dampak, serta kesehatan mental.

Topik tersebut menjadi pembahasan dalam Bloomberg Technoz Podcast Ramadan Spark 2026 Episode 5, ketika Sisi Aspasia dan Winda Mizwar berbincang dengan Dr. Indrawan Nugroho, konsultan inovasi sekaligus CEO Corporate Innovation Asia.

Dalam diskusi tersebut, muncul konsep baru yang semakin populer dalam dunia kerja modern, yaitu tiga nilai utama yang dicari generasi muda: money, meaning, dan mental wellbeing.

Menurut Indrawan, tren ini juga mendorong perubahan dalam cara perusahaan beroperasi, terutama dengan munculnya konsep purpose driven organization.

Sekarang itu ada tren di dalam organisasi namanya purpose driven organization, yaitu organisasi yang menempatkan tujuan yang ingin dicapai lebih tinggi daripada sekadar menangkap peluang keuntungan,” kata Indrawan dalam podcast tersebut.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang memiliki tujuan jelas biasanya lebih mampu bertahan dalam jangka panjang karena tidak hanya fokus pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga memperhatikan dampak bagi karyawan, pelanggan, dan masyarakat.

Bukan berarti anti keuntungan. Money tetap penting, tapi titik awalnya bukan hanya cuan, melainkan purpose,” ujarnya.

Pendekatan tersebut dinilai semakin relevan dengan karakter generasi milenial dan Gen Z yang lebih mencari makna dalam pekerjaan yang mereka jalani.

Menurut Indrawan, perusahaan yang mampu menggabungkan tujuan dan inovasi akan lebih mampu mempertahankan loyalitas karyawan sekaligus memenangkan persaingan jangka panjang.

Dalam konteks bisnis, ia juga menjelaskan bahwa banyak perusahaan sering keliru memahami konsep inovasi.

Best practice itu mengadopsi yang sudah terbukti berhasil. Improvement memperbaiki yang sudah ada. Sedangkan innovation adalah menciptakan sesuatu yang sebelumnya belum ada,” jelasnya.

Meski inovasi berpotensi memberikan keunggulan kompetitif terbesar, ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut juga memiliki risiko paling tinggi dibandingkan adopsi praktik terbaik atau perbaikan proses.

Karena itu, perusahaan perlu menyeimbangkan ketiga pendekatan tersebut dalam strategi bisnis mereka.

Namun Indrawan menekankan bahwa inovasi tetap harus memiliki kerangka nilai yang jelas agar tidak berkembang tanpa arah.

“Inovasi itu seperti alat. Bisa dipakai untuk menciptakan kebaikan, tapi bisa juga dipakai untuk merusak kalau tidak dibatasi oleh nilai,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Indrawan juga mengaitkan konsep inovasi dengan refleksi yang biasanya muncul selama bulan Ramadan.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting bagi individu maupun pemimpin organisasi untuk melakukan evaluasi diri.

Puasa adalah ibadah yang sangat personal. Itu momen kita jujur kepada diri sendiri dan melakukan refleksi,” ujarnya.

Ia bahkan mengibaratkan Ramadan sebagai proses memperbaiki sistem dalam diri manusia.

Ramadan itu seperti kita melakukan defragmentasi sistem operasi kita, memperbaiki dan merapikan diri agar setelahnya kita siap menjalankan hal yang lebih besar,” kata Indrawan.

Menurutnya, refleksi tersebut penting agar pemimpin bisnis tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga memastikan bahwa perusahaan yang mereka bangun membawa manfaat bagi masyarakat.

Indrawan juga menilai bahwa peningkatan kemampuan inovasi korporasi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Karena itu, menurutnya, dunia bisnis masa depan tidak lagi hanya berbicara tentang profit, tetapi juga tentang purpose serta kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Perbincangan lengkap mengenai perubahan arah dunia kerja, inovasi, serta makna purpose dalam bisnis dapat disaksikan dalam Bloomberg Technoz Podcast Ramadan Spark 2026 Episode 5 di situs Bloomberg Technoz.