Logo Bloomberg Technoz

Cadangan Penyangga Energi RI Belum Jalan, Pembiayaan Masih Dikaji

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 March 2026 14:40

Dok: Pertamina
Dok: Pertamina

Bloomberg Technoz, Jakarta – Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan rencana Indonesia menyimpan stok penyangga atau buffer stock bahan bakar minyak (BBM) hingga minyak mentah belum diimplementasikan, lantaran pemerintah masih mengkaji skema pembiayaan untuk menjalankan mandat Perpres Cadangan Penyangga Energi (CPE) tersebut.

Sekretaris Jenderal DEN Dadan Kusdiana mengungkapkan pemerintah saat ini terus mengkaji skema yang paling optimal untuk mengimplementasikan CPE, utamanya terkait dengan apakah seluruh pengadaan akan ditanggung oleh negara atau tidak.

Dadan mengungkapkan pemerintah juga berencana merevisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 96/2024 tentang CPE agar dapat pencadangan komoditas energi tersebut turut melibatkan badan usaha, termasuk swasta.


“Pemerintah saat ini terus mengkaji skema yang paling optimal, khususnya dengan mempertimbangkan aspek fiskal apabila seluruh pengadaan ditanggung oleh negara,” kata Dadan ketika dihubungi, Selasa (10/3/2026).

“Untuk itu, pemerintah tengah menyusun revisi terhadap Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi agar dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi badan usaha, termasuk sektor swasta,” tegas Dadan.

Sebuah kapal tanker minyak sedang berlabuh di fasilitas PT.Pertamina di Pelabuhan Tanjung Priok./Bloomberg-Dimas Ardian