Saat ini, IHSG berpotensi untuk kembali menguji support pentingnya di psikologis 7.500. Pola pergerakan IHSG masih menyerupai dead cat bounce, sehingga apabila support psikologis 7.500 kembali ditembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih dalam.
“Pasar akan terus mencermati perkembangan konflik Timur Tengah yang berpengaruh terhadap harga komoditas sembari menunggu rilis beberapa data ekonomi domestik seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK),” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PTBA, ITMG, dan NCKL.
Senada, melansir Phintraco Sekuritas, harga minyak membukukan penguatan mingguan terbesar sejak perdagangan minyak futures dimulai pada 1983. Presiden AS Donald Trump Trump menyatakan bahwa tidak akan ada kesepakatan untuk mengakhiri perang AS–Iran tanpa “penyerahan tanpa syarat” dari Teheran. Hal itu meningkatkan kecemasan investor bahwa perang akan berlangsung lebih lama dari perkiraan dan dampaknya terhadap gangguan pasokan minyak mentah berpotensi lebih lama dari estimasi sebelumnya.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah WIIM, DOOH, NCKL, MEDC, BREN, dan TPIA.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya mayoritas bursa Wall Street, melonjaknya harga minyak mentah yang dikhawatirkan akan mendorong kenaikan inflasi, dan masih berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.475–7.365 dan resisten 7.700–7.810,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi ITMG, ADRO, AADI, PTBA, UNTR, dan WIIM.
(fad)


























