Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, beban bunga dan keuangan meningkat signifikan menjadi US$55,70 juta dari US$25,90 juta, mencerminkan meningkatnya penggunaan pendanaan untuk ekspansi.

Meski demikian, perusahaan mencatat keuntungan dan kerugian lain-lain bersih sebesar US$34,55 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan US$3,80 juta pada tahun sebelumnya, yang turut menopang peningkatan laba sebelum pajak menjadi US$39,28 juta. 

Dalam periode yang sama, Petrosea juga melakukan ekspansi bisnis melalui akuisisi. Anak usaha perusahaan, PT Petrosea Engineering Procurement Construction (PEPC), mengakuisisi 51% saham PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera beserta entitas anaknya pada 31 Agustus 2025 dengan nilai transaksi sekitar US$24,45 juta.

Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas portofolio bisnis konstruksi dan layanan energi. 

Dari sisi neraca, total liabilitas Petrosea meningkat menjadi US$1,28 miliar pada akhir 2025, dari US$617,52 juta pada 2024.

Liabilitas jangka pendek tercatat US$438,47 juta, naik dari US$228,25 juta, terutama dipicu oleh peningkatan utang usaha kepada pihak ketiga serta bagian lancar pinjaman jangka panjang. 

Sementara itu, liabilitas jangka panjang melonjak menjadi US$836,96 juta dari US$389,27 juta pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terutama berasal dari meningkatnya pinjaman jangka panjang pihak ketiga menjadi US$557,21 juta, serta kenaikan utang obligasi dan sukuk ijarah yang digunakan untuk mendukung ekspansi dan belanja modal perusahaan. 

Di sisi aset, total aset Petrosea naik signifikan menjadi US$1,58 miliar pada akhir 2025 dari US$867,27 juta pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini antara lain didorong oleh lonjakan aset tetap menjadi US$730,35 juta dari US$330,17 juta, serta peningkatan aset tak berwujud dan investasi pada entitas asosiasi seiring ekspansi bisnis. 

Adapun total ekuitas perseroan tercatat US$307,46 juta, meningkat dibandingkan US$249,75 juta pada 2024.

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$262,52 juta, sedangkan kepentingan nonpengendali meningkat tajam menjadi US$44,94 juta, terutama akibat akuisisi entitas anak sepanjang tahun berjalan. 

(fik/naw)

No more pages