Bitcoin, yang menempati posisi unik di tengah peperangan Iran melawan Israel-Amerika Serikat, sempat kokoh di posisi US$74.064 (sekitar Rp1,25 miliar), pada Kamis dini hari namun tak lama mengubah posisinya pada kisaran harga US$72.409 (sekitar Rp1,22 miliar) hingga pukul 10.45 waktu Indonesia.
Saat pergerakan emas turun, Bitcoin justru jauh lebih solid, sehingga Frank Chaparro dari GSR memandang aliran modal berkesempatan “kembali mengalir ke kripto, sementara emas mengambil posisi kedua,” dikutip dari Bloomberg News.
(mef/ros)
No more pages





























