Danhil menambahkan, pemerintah turut mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Dia meminta masyarakat merujuk pada sumber resmi pemerintah guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Ihwal penyelenggaran haji tahun ini, Danhil memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat dampak terhadap persiapan yang sedang berjalan. Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.
“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” ungkap Danhil.
Sebelumnya, dalam laporan Bloomberg disebutkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut dinilai semakin meningkatkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang kaya minyak, sekaligus berdampak pada terganggunya arus pelayaran di Selat Hormuz.
Melalui unggahan di media sosial, Trump menyebut Khamenei sebagai salah satu tokoh paling jahat dalam sejarah dan menyatakan bahwa pemboman dengan intensitas tinggi dan presisi akan terus dilakukan sepanjang pekan ini atau selama masih diperlukan.
(ain)































