Logo Bloomberg Technoz

Sentimen Nvidia Meredup, Bursa Saham Asia Diprediksi Melemah


News
27 February 2026 06:20

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Richard Henderson - Bloomberg News

Bloomberg, Sektor kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi pusat perhatian para pelaku pasar. Meski Nvidia Corp melaporkan kinerja yang sesuai ekspektasi, lesunya pergerakan saham sang raksasa cip tersebut justru menekan sentimen pasar. Di sisi lain, saham perusahaan perangkat lunak mulai bangkit perlahan sementara obligasi pemerintah AS (Treasury) mencatatkan penguatan.

Pasar berjangka ekuitas Asia menunjukkan arah yang beragam. Kontrak untuk indeks acuan teknologi di Jepang dan Korea Selatan (Korsel) melemah akibat sesi perdagangan saham semikonduktor yang suram di AS. Sebaliknya, pasar Australia dan Hong Kong terpantau menguat tipis.


Indeks S&P 500 turun 0,5% dan Nasdaq 100 merosot 1,2%. Saham Nvidia anjlok 5,5%, mencatatkan hari terburuknya sejak April tahun lalu, yang sekaligus membebani kelompok saham raksasa "Magnificent Seven". Namun, indeks saham perangkat lunak justru naik 2,2%, menandai hari ketiga penguatan seiring tren pemulihan yang semakin solid.

Gelombang berita terkait AI tidak berhenti setelah penutupan pasar. Saham raksasa pembayaran milik Jack Dorsey, Block Inc, melonjak lebih dari 20% dalam perdagangan setelah jam bursa. Lonjakan ini terjadi menyusul kabar bahwa perusahaan akan memangkas hampir separuh tenaga kerjanya—sekitar 4.000 posisi— demi berfokus pada AI. Saham Dell Technologies Inc juga melompat di perdagangan tambahan setelah memberikan prospek penjualan server AI yang lebih baik dari perkiraan.