Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Menguat, Harapan Damai AS-Iran Dongkrak Pasar

News
14 April 2026 08:00

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Toby Alder dan Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (14/4), mengikuti jejak Wall Street. Investor mulai menunjukkan optimisme setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal adanya peluang kesepakatan dengan Iran, meskipun blokade di Selat Hormuz resmi diberlakukan.

Indeks saham di Jepang, Korea Selatan, dan Australia melonjak berkat harapan bahwa kesepakatan damai akan menekan harga minyak dan memacu pertumbuhan ekonomi. Indeks MSCI Asia-Pasifik naik 0,8% pada pembukaan. Sementara itu, kontrak berjangka AS terpantau stabil setelah indeks S&P 500 ditutup naik 1% pada Senin, menghapus kerugian yang sebelumnya dipicu oleh konflik Iran.


Sentimen positif ini didukung oleh turunnya harga minyak mentah Brent sebesar 1,9% menjadi US$97,46 per barel. Harga emas kembali menguat ke kisaran US$4.755 per ons, sementara Bitcoin melonjak ke level US$74.400.

Kenaikan pasar ini dipicu oleh klaim Trump bahwa pihak Iran telah menghubungi pemerintahannya untuk membicarakan potensi negosiasi damai. Namun, dengan belum adanya konfirmasi dari Teheran, investor tetap waspada terhadap potensi volatilitas baru.

Grafik S&P 500. (Sumber: Bloomberg)