Logo Bloomberg Technoz

DKI Jakarta Perluas Akses Sekolah Swasta Gratis

Andrean Kristianto
13 April 2026 15:33

Sejumlah siswa mengikuti Asesmen Sumatif Sekolah (ASS) di SMK Sint Joseph, Jakarta, Senin (13/4/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejumlah siswa mengikuti Asesmen Sumatif Sekolah (ASS) di SMK Sint Joseph, Jakarta, Senin (13/4/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan berkualitas melalui rencana penambahan sekolah swasta gratis. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan berkualitas melalui rencana penambahan sekolah swasta gratis. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebanyak 63 sekolah swasta akan ditambahkan pada 2026 sehingga total menjadi 103 sekolah yang memberikan layanan pendidikan tanpa biaya.

Sebanyak 63 sekolah swasta akan ditambahkan pada 2026 sehingga total menjadi 103 sekolah yang memberikan layanan pendidikan tanpa biaya.

Sekolah tersebut mencakup jenjang SD hingga SMA/SMK dan SLB. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sekolah tersebut mencakup jenjang SD hingga SMA/SMK dan SLB. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sekolah swasta gratis tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta guna menjangkau lebih banyak. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sekolah swasta gratis tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta guna menjangkau lebih banyak. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejumlah siswa mengikuti Asesmen Sumatif Sekolah (ASS) di SMK Sint Joseph, Jakarta, Senin (13/4/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan berkualitas melalui rencana penambahan sekolah swasta gratis. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebanyak 63 sekolah swasta akan ditambahkan pada 2026 sehingga total menjadi 103 sekolah yang memberikan layanan pendidikan tanpa biaya.
Sekolah tersebut mencakup jenjang SD hingga SMA/SMK dan SLB. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sekolah swasta gratis tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta guna menjangkau lebih banyak. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas akses pendidikan berkualitas melalui rencana penambahan sekolah swasta yang menyelenggarakan program pendidikan gratis di ibu kota.

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Sebanyak 63 sekolah swasta akan ditambahkan pada 2026 sehingga total menjadi 103 sekolah yang memberikan layanan pendidikan tanpa biaya. Sekolah tersebut mencakup jenjang SD hingga SMA/SMK dan SLB.

Program ini memberikan dukungan pembiayaan agar sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan tanpa pungutan biaya.

Pelaksanaannya mengacu pada peraturan gubernur yang mengatur bantuan biaya pendidikan pada satuan pendidikan swasta.

Sekolah swata gratis tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta guna menjangkau lebih banyak peserta didik. Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta.

(dre)