Logo Bloomberg Technoz

Saat Pasar Cemas Terkait Prospek AI, Nvidia Cetak Omzet Rp3.637 T

Recha Tiara Dermawan
26 February 2026 10:00

Chip khusus AI produksi Nvidia. dok: Bridget Bennett/Bloomberg
Chip khusus AI produksi Nvidia. dok: Bridget Bennett/Bloomberg

Bloomberg Technoz, JakartaKinerja Nvidia Corp. melonjak pada laporan terkini, mengindikasikan prospek cerah perusahaan sebagai penerima manfaat terbesar atas booming sektor kecerdasan buatan (AI). Secara keseluruhan omzet yang Nvidia dapatkan US$215,9 miliar atau setara Rp3.627,12 triliun. CEO Nvidia Jensen Huang sebut “permintaan komputasi tumbuh secara eksponensial.”

Pendapatan perusahaan chip dengan valuasi terbesar di dunia tersebut tercatat US$68,1 miliar (sekitar Rp1.143 triliun) pada kuartal akhir tahun lalu, atau meroket 73% secara yoy, dikutip dari pengumuman resmi Nvidia, Kamis (26/2/2026).

Mayoritas hasil usaha didapat Nvidia dari bisnis pusat data sekitar US$62,3 miliar (sekitar Rp1.042 triliun). Saat ditelusuri lebih jauh, US$51 miliar masuk dalam segmen yang perusahaan sebut sebagai pendapatan komputasi — paling banyak bersumber dari GPU).


Demi meredakan kecemasan atas lonjakan valuasi saham, juga was-was bahwa sektor AI memasuki fase bubble, Jensen Huang menyebut, seluruh investasi yang dilakukan para pelanggannya — para raksasa teknologi, mulai dari OpenAI hingga Meta Platforms — jadi penggerak Nvidia menggelontorkan investasi besar untuk kemudian menghasilkan pendapatan.

Proyeksi untuk tahun fiskal 2027, Nvidia membidik target pendapatan US$78 miliar, namun tidak menghitung kontribusi hasil pengiriman chip ke negara China. Colette Kress, CFO perusahaan sebelumnya menegaskan hingga akhir kuartal 2025 belum ada kepastian terkait perizinan importasi memori khusus AI H200 lama oleh pemerintah federal AS.