Koreksi datang usai harga emas naik empat hari berturut-turut. Selama empat hari tersebut, harga melambung 7,13%.
Oleh karena itu, sepertinya investor ‘gatal’ untuk mencairkan cuan. Maklum, potensi keuntungan yang bisa didapat memang tidak kaleng-kaleng.
Alhasil, emas pun mengalami tekanan jual sehingga harganya anjlok.
“Pergerakan di kisaran 2% menjadi wajar dalam volatilitas pasar seperti sekarang. Sentimen jangka panjang masih positif, dengan masih adanya ketidakpastian di Iran dan Amerika Serikat (AS) dengan kebijakan tarifnya,” kata Son Jiangzhen, Periset Guangdong Southern Gold Market Academy, seperti dikutip dari Bloomberg News.
(aji)
No more pages





























