Selama ini, Kim Yo Jong telah menjadi "suara utama" bagi rezim Pyongyang, terutama dalam meluncurkan serangkaian ancaman dan provokasi terhadap Korsel. Namun, pernyataan terbarunya menunjukkan nada positif yang langka, ia menyatakan "sangat mengapresiasi" ungkapan penyesalan Seoul atas serangkaian intrusi drone yang melintasi perbatasan.
Kim Yo Jong merupakan satu dari sedikit anggota keluarga Kim yang berhasil mempertahankan posisi menonjol dan tetap disebut oleh media pemerintah. Di Korut, saudara kandung pemimpin tertinggi sering kali berakhir tragis atau tidak mendapatkan posisi aman.
Sebagai perbandingan, Kim Jong Un dituduh memerintahkan pembunuhan kakak tiri sekaligus rival terberatnya, Kim Jong Nam, pada tahun 2017. Sebelumnya, saudara laki-laki mantan pemimpin Kim Jong Il tenggelam saat masih anak-anak, sementara saudara tiri lainnya secara efektif diasingkan selama puluhan tahun.
Hingga saat ini, Kim Jong Un belum mengungkap rincian mengenai kebijakan terhadap Amerika Serikat maupun rencana pengembangan nuklir rezimnya. KCNA melaporkan bahwa kongres tersebut kini telah "masuk ke dalam prosedur kerja untuk mempelajari dan mendiskusikan tujuan jangka panjang secara terperinci."
Bulan lalu, pemimpin Korut tersebut menyatakan bahwa ia akan "mengklarifikasi rencana tahap selanjutnya untuk lebih memperkuat penangkal perang nuklir negara" dalam pertemuan partai tersebut.
(bbn)































