Logo Bloomberg Technoz

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 5% di 2026

Redaksi
15 April 2026 11:20

Pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di markas IMF di Washington. (Aaron Schwartz/Bloomberg)
Pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di markas IMF di Washington. (Aaron Schwartz/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dana Moneter International atau IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026 mencapai 5%. Angka ini lebih rendah ketimbang laporan IMF Januari lalu yang memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencatatkan kenaikan 5,1%.

Sementara itu, dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 April 2026 tersebut, IMF memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1% pada 2027 mendatang.

Tak cuma Indonesia, IMF juga memproyeksi pertumbuhan ekonomi global yang melambat menjadi 3,1% pada tahun 2026. Hal ini dikarenakan pecahnya perang di Timur Tengah tahun ini usai perekonomian sempat bertahan dengan ujian hambatan perdagangan tahun lalu.


“Dengan asumsi konflik tetap terbatas dari sisi durasi dan cakupan, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat menjadi 3,1% pada 2026 dan 3,2% pada 2027.” sebut IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (15/4/2026).

IMF bukan satu-satunya lembaga yang menurunkan rating Indonesia, sebelumnya World Bank alias Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% pada  2026. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan proyeksi Bank Dunia pada Oktober 2025 karena pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 4,8%.