Logo Bloomberg Technoz

Namun, pelaku pasar masih berpandangan bullish terhadap emas. Ke depan, harga diperkirakan cenderung bergerak ke utara.

“Ada faktor struktural yang cukup untuk mendukung harga emas dalam jangka menengah. Meski dalam waktu dekat sepertinya harga akan fluktuatif setelah kenaikan yang tajam beberapa bulan ini, juga merespons perkembangan kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan situasi di Iran,” kata Vasu Menon, Strategist di Oversea-Chinese Banking Corp, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati oleh pelaku pasar?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas  masih mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 61. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Namun investor sepertinya perlu hati-hati, karena indikator RSI 14 hari ada di 96. Jauh di atas 80 yang berarti sudah sangat jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, cermati pivot point di US$ 5.203/troy ons. Dari sini, ada kemungkinan harga emas akan menguji support US$ 5.146/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 5.028/troy ons.

Namun kalau harga emas masih bisa naik lagi, maka US$ 5.248/troy ons bisa menjadi target resisten terdekat. Resisten berikutnya ada di rentang US$ 5.251-5.306/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 5.427/troy ons.

(aji)

No more pages