Logo Bloomberg Technoz

Seperti diketahui, pemerintah menuntaskan perjanjian tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) di Washington, Kamis (20/2/2025) setempat. Penandatanganan ART, Agreement on Reciprocal Tariff disepakati lewat penandatanganan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Perwakilan AS Jamieson Greer.

"Presiden Trump membuka pasar Indonesia yang berpenduduk lebih dari 280 juta orang untuk menciptakan peluang komersial yang berarti bagi petani dan produsen Amerika," kata Duta Besar Greer.

"Perjanjian penting ini meruntuhkan hambatan perdagangan sekaligus memajukan kepentingan ekonomi dan keamanan nasional rakyat Amerika. Saya senang menandatangani Perjanjian bersejarah ini dengan Indonesia dan saya berterima kasih kepada Menteri Indonesia Airlangga Hartarto atas komitmennya untuk menyeimbangkan kembali hubungan perdagangan kita, tegasnya.

Poin besar kesepakatan tersebut mengungkapkan Indonesia menerima penurunan tarif impor Amerika Serikat sebesar 19% kepada produk-produk asal Indonesia. Terdapat tarif nol persen untuk komoditas tertentu seperti sawit, kopi, dan kakao mendapatkan 0% atau bebas bea masuk.

Indonesia juga menghapus hambatan tarif secara preferensial pada lebih dari 99% produk AS yang masuk ke Tanah Air.

(red)

No more pages