Logo Bloomberg Technoz

Permintaan Turun, Peternak Lebah Selandia Baru Terancam Bangkrut

News
31 January 2023 17:36

Seorang peternak lebah memeriksa sarang madu manuka miliknya di Blenheim, Selandia Baru, Kamis (15/12/2022). (Mark Graham/Bloomberg)

Seorang peternak lebah memeriksa sarang madu manuka miliknya di Blenheim, Selandia Baru, Kamis (15/12/2022). (Mark Graham/Bloomberg)

Madu-madu tersebut dihasilkan dari bunga Kanuka yang ditanam oleh sejumlah peternak lebah di daerah ini. (Mark Graham/Bloomberg)

Madu-madu tersebut dihasilkan dari bunga Kanuka yang ditanam oleh sejumlah peternak lebah di daerah ini. (Mark Graham/Bloomberg)

Pada awal pandemi madu ini sangat dicari oleh sejumlah warga untuk menjaga kesehatan. Madu ini dijual US$3.700/toples. (Mark Graham/Bloomberg)

Pada awal pandemi madu ini sangat dicari oleh sejumlah warga untuk menjaga kesehatan. Madu ini dijual US$3.700/toples. (Mark Graham/Bloomberg)

Namun seiringnya penurunan kasus Covid-19 para pembeli kini berkurang yang mengakibatkan adanya kelebihan pasokan produk. (Mark Graham/Bloomberg)

Namun seiringnya penurunan kasus Covid-19 para pembeli kini berkurang yang mengakibatkan adanya kelebihan pasokan produk. (Mark Graham/Bloomberg)

Kini peternak lebah berjuang untuk menutupi biaya produksi yang melonjak karena ekspor melemah dan harga yang jatuh. (Mark Graham/Bloomberg)

Kini peternak lebah berjuang untuk menutupi biaya produksi yang melonjak karena ekspor melemah dan harga yang jatuh. (Mark Graham/Bloomberg)

Banyak peternak lebah yang terancam gulung tikar karena penghasilannya tak dapat menutup biaya operasional. (Mark Graham/Bloomberg)

Banyak peternak lebah yang terancam gulung tikar karena penghasilannya tak dapat menutup biaya operasional. (Mark Graham/Bloomberg)

Seorang peternak lebah memeriksa sarang madu manuka miliknya di Blenheim, Selandia Baru, Kamis (15/12/2022). (Mark Graham/Bloomberg)
Madu-madu tersebut dihasilkan dari bunga Kanuka yang ditanam oleh sejumlah peternak lebah di daerah ini. (Mark Graham/Bloomberg)
Pada awal pandemi madu ini sangat dicari oleh sejumlah warga untuk menjaga kesehatan. Madu ini dijual US$3.700/toples. (Mark Graham/Bloomberg)
Namun seiringnya penurunan kasus Covid-19 para pembeli kini berkurang yang mengakibatkan adanya kelebihan pasokan produk. (Mark Graham/Bloomberg)
Kini peternak lebah berjuang untuk menutupi biaya produksi yang melonjak karena ekspor melemah dan harga yang jatuh. (Mark Graham/Bloomberg)
Banyak peternak lebah yang terancam gulung tikar karena penghasilannya tak dapat menutup biaya operasional. (Mark Graham/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permintaan madu mānuka, yang diproduksi oleh lebah yang membuahi semak mānuka asli Selandia Baru selama pandemi melonjak karena pembeli di seluruh dunia mencari untuk menjaga kesehatan mereka. Permintaan dan harga yang tinggi membuat produksi madu ini menjadi cara cepat mendapatkan keuntung dikala pandemi.

Madu ini dijual seharga  $3.700 per toples di Harrods di London. Namun seiringnya penurunan kasus Covid-19 para pembeli kini berkurang yang mengakibatkan adanya kelebihan pasokan produk yang dulunya langka. Kini peternak lebah berjuang untuk menutupi biaya produksi yang melonjak karena ekspor melemah dan harga jatuh untuk semua kecuali madu terbaik.

Boomingnya madu ini membuat banyak peternak dadakan yang hanya mencari cara untuk menghasilkan uang dengan cepat.

“Banyak orang tidak benar-benar menyukainya, mereka hanya melakukannya untuk menghasilkan uang dengan cepat,” kata Maru Hoani, peternak lebah dari Hokianga di puncak Pulau Utara Selandia Baru yang dilansir dari Bloomberg News.

Pria berusia 32 tahun ini telah terlibat dalam pemeliharaan lebah sejak berusia 17 tahun, bekerja untuk peternak lebah komersial sebelum memulai bisnisnya sendiri. Selama bertahun-tahun, dia menyaksikan harga madu mānuka terus naik.

Namun, setelah mencapai puncaknya sekitar NZ$64 ($41) per kilogram, harga turun menjadi sekitar NZ$13 musim ini. Penghasilannya tidak cukup untuk menutupi biayanya, termasuk tes untuk menilai madu, pengendalian penyakit, dan biaya untuk pemilik tanah. Sekarang, Hoani mengatakan dia hampir gulung tikar.

(bbn)