Logo Bloomberg Technoz

Wajah Kebun Kopi di Pinggiran Jakarta Selatan

Andrean Kristianto
23 September 2026 11:00

Petugas memeriksa tanaman kopi di Hutan Kota Pesanggarahan Sangga Buana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Petugas memeriksa tanaman kopi di Hutan Kota Pesanggarahan Sangga Buana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ribuan tanaman kopi tumbuh di lahan seluas 120 hektare di pinggiran Kali Pesanggrahan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Ribuan tanaman kopi tumbuh di lahan seluas 120 hektare di pinggiran Kali Pesanggrahan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Selain menjadi kawasan hijau di tepian Kali Pesanggrahan, Hutan Sangga Buana juga dapat dikunjungi masyarakat sebagai kawasan eduwisata di Jakarta.

Selain menjadi kawasan hijau di tepian Kali Pesanggrahan, Hutan Sangga Buana juga dapat dikunjungi masyarakat sebagai kawasan eduwisata di Jakarta.

Dahulunya kawasan ini merupakaan tempat pembuangan sampah warga lalu dibangun Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana Karang Tengah.

Dahulunya kawasan ini merupakaan tempat pembuangan sampah warga lalu dibangun Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana Karang Tengah.

Kebun kopi itu menghasilkan beberapa jenis kopi, yakni liberika, robusta, dan arabika. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kebun kopi itu menghasilkan beberapa jenis kopi, yakni liberika, robusta, dan arabika. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman tersebut mulai dibudidayakan sejak 2017 dan kini menjadi bagian dari kawasan hijau Hutan Sangga Buana. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanaman tersebut mulai dibudidayakan sejak 2017 dan kini menjadi bagian dari kawasan hijau Hutan Sangga Buana. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kebun tersebut berada di kawasan Hutan Sangga Buana, yang membentang sekitar 120 hektare.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kebun tersebut berada di kawasan Hutan Sangga Buana, yang membentang sekitar 120 hektare. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Perbedaan waktu tanam membuat masa panennya tidak serempak, sehingga buah kopi dipetik ketika masing-masing tanaman telah memasuki masa panen.

Perbedaan waktu tanam membuat masa panennya tidak serempak, sehingga buah kopi dipetik ketika masing-masing tanaman telah memasuki masa panen.

Kebun kopi  ini menjadi bagian dari aktivitas lingkungan yang terus tumbuh di tengah kawasan perkotaan Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Kebun kopi ini menjadi bagian dari aktivitas lingkungan yang terus tumbuh di tengah kawasan perkotaan Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas memeriksa tanaman kopi di Hutan Kota Pesanggarahan Sangga Buana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ribuan tanaman kopi tumbuh di lahan seluas 120 hektare di pinggiran Kali Pesanggrahan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Selain menjadi kawasan hijau di tepian Kali Pesanggrahan, Hutan Sangga Buana juga dapat dikunjungi masyarakat sebagai kawasan eduwisata di Jakarta.
Dahulunya kawasan ini merupakaan tempat pembuangan sampah warga lalu dibangun Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana Karang Tengah.
Kebun kopi itu menghasilkan beberapa jenis kopi, yakni liberika, robusta, dan arabika. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tanaman tersebut mulai dibudidayakan sejak 2017 dan kini menjadi bagian dari kawasan hijau Hutan Sangga Buana. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kebun tersebut berada di kawasan Hutan Sangga Buana, yang membentang sekitar 120 hektare.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Perbedaan waktu tanam membuat masa panennya tidak serempak, sehingga buah kopi dipetik ketika masing-masing tanaman telah memasuki masa panen.
Kebun kopi  ini menjadi bagian dari aktivitas lingkungan yang terus tumbuh di tengah kawasan perkotaan Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah padatnya Jakarta Selatan, pohon-pohon kopi tumbuh menghijau di tepian Kali Pesanggrahan. Pemandangan itu terasa tak biasa, sebab kebun kopi selama ini lebih sering dibayangkan berada di lereng pegunungan dengan udara sejuk dan hamparan hijau.

Ribuan tanaman kopi kini menjadi bagian dari kawasan Hutan Sangga Buana, Lebak Bulus, yang membentang sekitar 120 hektare. Pepohonan tersebut tumbuh di antara beragam vegetasi dan menjadi bagian dari ruang hijau yang dahulu merupakan kawasan penuh sampah.

Perubahan wajah kawasan itu bermula pada 1998. Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana yang didirikan Chaerudin, atau yang lebih dikenal sebagai Babeh Idin, mulai merawat lahan di tepian Kali Pesanggrahan.

Upaya tersebut perlahan mengubah lahan yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah menjadi kawasan hijau. Berbagai jenis tanaman kemudian tumbuh dan mengisi kawasan Hutan Sangga Buana.

Pohon kopi menjadi salah satu tanaman yang kemudian menghiasi kawasan tersebut. Deden, PJLP Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta yang merawat kebun tersebut mengatakan, penanaman kopi mulai dilakukan sekitar 2017.

“Kalau nanem kopi itu, seinget saya itu tahun 2017, apa, kalau enggak salah ya, sebelum Corona, kalau jadinya ini tempat tahun 98,” kata Deden kepada Bloomberg Technoz, Selasa (22/9).

Berbagai jenis kopi tumbuh di kawasan itu, mulai dari liberika, robusta, hingga arabika. Tanaman-tanaman tersebut tumbuh berdampingan dengan pepohonan dan vegetasi lain yang lebih dahulu menghijaukan Hutan Sangga Buana.

Pohon kopi di kawasan itu juga tidak ditanam dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut membuat waktu panennya berbeda-beda sehingga buah kopi dipetik mengikuti masa panen masing-masing tanaman.

Kini, tepian Kali Pesanggrahan telah berubah wajah. Kawasan yang dahulu dipenuhi sampah itu berkembang menjadi ruang hijau yang dapat dikunjungi masyarakat sekaligus ruang eduwisata, dengan kebun kopi menjadi salah satu bagian yang menarik untuk dilihat.

(dre)