Pramugari Mogok Kerja, Penumpang Air Canada Terlantar
Redaksi
19 August 2025 20:28
Bloomberg Technoz, Jakarta - Sekitar 10.000 pramugari Air Canada melakukan mogok kerja sejak Sabtu, sehingga maskapai tersebut terpaksa membatalkan penerbangan dan mengganggu perjalanan sekitar 130.000 penumpang setiap hari selama musim panas.
Tuntutan utama serikat pekerja adalah kenaikan gaji dan kompensasi atas waktu ketika pesawat tidak beroperasi, termasuk pekerjaan saat proses naik pesawat berlangsung.
Baca Juga
Dewan buruh Kanada menginstruksikan para pramugari untuk kembali bekerja. Namun, serikat pekerja menyatakan bahwa mereka tidak akan meminta anggotanya untuk kembali.
Pemogokan tersebut berdampak besar terhadap transportasi utama di Kanada, negara terbesar kedua di dunia berdasarkan luas wilayah. Air Canada dan unit biaya rendahnya, Rouge, tercatat membatalkan sekitar 700 penerbangan pada hari Senin, menurut data situs pelacakan FlightAware.com.
Setelah aksi mogok yang berlangsung selama tiga hari, Air Canada mencapai kesepakatan dengan pramugari pada Selasa pagi. Proses negosiasi dimediasi dan berlangsung lebih dari sembilan jam.
Maskapai menyampaikan bahwa layanan akan dilanjutkan secara bertahap. “Pelanggan dapat memesan dan terbang dengan percaya diri,” ujar pihak Air Canada.
Air Canada memperkirakan bahwa proses pemulihan layanan penuh akan memakan waktu antara tujuh hingga sepuluh hari.
(red)






















