Logo Bloomberg Technoz

Langkah tersebut dilakukan melalui pengelolaan portofolio produk secara selektif, penguatan kapabilitas teknologi, serta penerapan disiplin dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.

Dengan strategi tersebut, kata dia, perseroan memandang segmen marketplace produk virtual akan tetap menjadi salah satu pilar yang mendukung kinerja usaha Perseroan secara berkelanjutan.

Cut juga menyebut perseroan melakukan penyesuaian terhadap fokus kegiatan usaha, termasuk optimalisasi pada ekosistem marketplace untuk produk virtual.

Pasalnya, sampai dengan kuartal III-2025, jumlah pengguna aktif dan volume transaksi pada segmen marketplace menurun secara tahunan, utamanya dipengaruhi oleh penghentian layanan physical goods yang sebelumnya berkontribusi terhadap traffic dan frekuensi transaksi pada platform.

Meskipun demikian, kata dia, produk virtual tetap menunjukkan tingkat kebutuhan yang stabil dan BUKA masih mencatatkan penambahan pengguna baru pada kategori produk virtual tertentu.

“Hal ini mencerminkan bahwa produk virtual masih diminati, tetap memiliki basis pengguna yang relevan dan karakteristik permintaan yang lebih terfokus sesuai dengan arah pengembangan usaha Perseroan,” ujarnya.

Segmen Gaming

Terkait dengan segmen gaming, hingga kuartal III-2025, ekosistem gaming Perseroan terus menunjukkan perkembangan yang positif dan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung kinerja usaha Perseroan.

“Hal ini sejalan dengan fokus Perseroan untuk membangun one-stop gaming platform dengan menyediakan berbagai produk dan layanan digital terintegrasi yang relevan bagi pengguna,” tutur Cut.

Dari sisi kinerja, produk dan layanan gaming mencatatkan tren pertumbuhan yang baik, yang tercermin dari peningkatan aktivitas transaksi serta perluasan basis pengguna. Segmen ini juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan Perseroan dan terus dikelola sebagai salah satu sumber pertumbuhan utama.

Selain penguatan pada pasar domestik, Perseroan juga melakukan perluasan area geografis. Inisiatif ini memberikan tambahan kontribusi yang terus meningkat terhadap total pendapatan segmen gaming serta memperluas jangkauan ekosistem BUKA secara keseluruhan.

Sepanjang 2025, produk yang menjadi kontributor utama pada segmen gaming terutama berasal dari layanan top-up game serta penjualan voucher game dan voucher digital untuk layanan streaming. Produk-produk tersebut menunjukkan kinerja yang baik seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi konten digital dan tren transaksi yang semakin bergeser ke platform daring.

“Perseroan akan terus mengelola portofolio produk gaming secara selektif dengan berfokus pada kategori yang memiliki tingkat utilisasi tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna, sehingga dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan pada segmen gaming,” jelas dia.

Pada 2026, BUKA menargetkan pertumbuhan kinerja segmen gaming yang berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan profitabilitas dan kualitas pendapatan, yang akan dicapai melalui optimalisasi monetisasi dan penguatan basis pengguna.

Adapun strategi pengembangan ekosistem salah satunya dengan tetap melakukan ekspansi pasar secara selektif, penambahan variasi produk digital dengan tingkat utilisasi yang tinggi, serta penguatan kerja sama dengan mitra strategis untuk memastikan ketersediaan produk game berkualitas dengan harga yang kompetitif baik di pasar lokal maupun internasional.

Dalam pelaksanaannya, tutur Cut, perseroan tetap mencermati dinamika industri gaming yang berkembang cepat, termasuk intensitas persaingan, perubahan preferensi pengguna, serta perkembangan teknologi dan regulasi di berbagai wilayah operasional.

Perseroan mengantisipasi hal tersebut melalui pengelolaan portofolio produk secara selektif, penguatan kapabilitas teknologi, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.

“Dengan strategi tersebut, Perseroan memandang segmen gaming akan tetap menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja usaha Perseroan pada 2026,” ungkapnya.

Pendapatan Investment

BUKA juga membeberkan hingga kuartal III- 2025, segmen investment menunjukkan perkembangan yang baik yang tercermin antara lain dari peningkatan nilai asset under management serta aktivitas transaksi.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh semakin beragamnya pilihan produk investasi yang tersedia bagi pengguna, termasuk reksadana, surat berharga retail, saham, dan emas digital, sehingga dapat menjangkau profil investor yang lebih luas.

“Perseroan terus memperkuat kapabilitas platform dan memperluas kerja sama dengan mitra strategis untuk meningkatkan kemudahan akses, kualitas layanan, serta kepercayaan pengguna dalam berinvestasi melalui ekosistem Perseroan,” ucap dia.

Bukalapak tutup lapak fisik. (Dok: perusahaan)

Cut menjelaskan kontribusi segmen Investment terhadap pendapatan Perseroan juga menunjukkan peningkatan sejalan dengan pertumbuhan aktivitas transaksi dan basis pengguna yang semakin berkembang. Perseroan memandang segmen ini sebagai salah satu inisiatif strategis dalam mendorong diversifikasi sumber pendapatan berbasis layanan digital dengan karakteristik pertumbuhan jangka panjang.

Sampai dengan kuartal III-2025, BUKA mengeklaim secara konsisten melakukan penajaman fokus pada pengembangan produk investasi dengan profil risiko yang lebih terkelola serta struktur margin yang lebih sehat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi portofolio produk dan peningkatan pertumbuhan pada segmen Investment.

Strategi tersebut dilakukan secara terukur melalui penguatan kerja sama dengan mitra strategis, penyempurnaan proses seleksi dan kurasi produk, serta peningkatan kualitas layanan dan edukasi kepada pengguna. Dengan pendekatan tersebut, Perseroan dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, tingkat kepercayaan pengguna, dan keberlanjutan kinerja segmen Investment.

Pada 2026, Perseroan berupaya dalam melakukan pengembangan ekosistem segmen Investment dengan berfokus pada peningkatan kualitas pertumbuhan, melalui penguatan kapabilitas platform, perluasan kerja sama dengan mitra strategis, serta penyediaan produk investasi yang relevan dengan kebutuhan dan profil risiko pengguna.

Inisiatif ini juga diarahkan untuk meningkatkan aktivitas transaksi secara berkelanjutan. Peluang pengembangan segmen ini didukung oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi digital.

Sebagai langkah mitigasi, Perseroan menerapkan proses kurasi produk secara selektif, memperkuat kerja sama dengan mitra yang memiliki rekam jejak dan kredibilitas yang baik, meningkatkan kualitas fitur dan keamanan platform, serta senantiasa mengedepankan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan prinsip kehati-hatian (prudent).

“Dengan strategi tersebut, Perseroan memandang segmen Investment akan terus berkembang sebagai salah satu sumber pertumbuhan yang mendukung diversifikasi pendapatan dan keberlanjutan kinerja usaha Perseroan,” ungkap Cut.

Mitra BUKA

Segmen Mitra Perseroan BUKA hingga kuartal III-2025 menunjukkan perkembangan yang semakin solid yang tercermin dari peningkatan kualitas kinerja dan kontribusinya terhadap Perseroan.

Dari sisi produk dan layanan, Perseroan melakukan penyempurnaan fitur, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan variasi produk yang relevan dengan kebutuhan Mitra guna meningkatkan produktivitas dan engagement.

Sejalan dengan peningkatan kualitas basis Mitra dan aktivitas transaksi, kontribusi segmen Mitra terhadap pendapatan Perseroan menunjukkan perbaikan, serta terus dikelola sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan kinerja usaha yang berkelanjutan.

Pada tahun ini, Perseroan akan melanjutkan penguatan segmen Mitra sebagai salah satu pilar utama dalam ekosistem Perseroan dengan berfokus pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah bagi Mitra.

Adapun strategi pengembangan dilakukan melalui perluasan akses terhadap produk dan layanan digital yang memiliki tingkat utilitas tinggi, termasuk penguatan layanan keuangan, serta pendalaman kolaborasi dalam ekosistem telekomunikasi dan produk virtual lainnya.

“Perseroan juga akan terus meningkatkan kualitas platform dan fitur yang mendukung kemudahan transaksi, pengelolaan usaha, serta akses terhadap sumber pendapatan yang lebih beragam bagi Mitra,” kata dia.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas transaksi, memperkuat tingkat retensi, serta meningkatkan kontribusi Mitra secara berkelanjutan. Target pertumbuhan segmen ini akan dicapai melalui optimalisasi basis Mitra yang aktif dan produktif, penguatan sinergi dengan lini usaha Perseroan lainnya, serta pengembangan model bisnis yang berfokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan profitabilitas yang sehat.

Dengan strategi tersebut, Perseroan memandang segmen Mitra akan terus berperan sebagai jaringan distribusi utama yang mendukung perluasan jangkauan layanan digital Perseroan sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi Mitra dan Perseroan.

Rencana Korporasi

Cut menjelaskan sampai dengan 31 Desember 2025, belum terdapat rencana aksi korporasi yang telah difinalisasi atau diputuskan untuk dilaksanakan pada tahun buku 2026, termasuk namun tidak terbatas pada Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), Penambahan Modal Tanpa HMETD (PMTHMETD), akuisisi perusahaan, maupun aksi korporasi material lainnya.

Pada awal 2026, Perseroan telah melaksanakan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham Perseroan yang berlangsung untuk jangka waktu tiga bulan, terhitung sejak 9 Februari 2026 sampai dengan 8 Mei 2026.

(dhf)

No more pages