Logo Bloomberg Technoz

BEI Pertanyakan Arah Bisnis Bukalapak (BUKA)

Mis Fransiska Dewi
16 February 2026 21:00

Saham Bukalapak (BUKA), Rabu (8/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Saham Bukalapak (BUKA), Rabu (8/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempertanyakan arah bisnis PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) pada tahun ini. BUKA melaporkan bahwa segmen gaming akan tetap menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja usaha perseroan pada 2026.

Sekretaris Perusahaan BUKA Cut Fika Lutfi melaporkan pada tahun ini, perseroan terus berencana menargetkan pertumbuhan ekosistem marketplace produk virtual dengan fokus pada kategori produk virtual yang memiliki tingkat utilitas tinggi, struktur margin yang lebih baik, serta potensi monetisasi yang berkelanjutan.

Dari sisi produk dan layanan, perseroan akan memprioritaskan penambahan variasi produk virtual yang relevan dengan kebutuhan pengguna guna melengkapi portofolio produk, meningkatkan keandalan platform, serta menyempurnakan pengalaman transaksi guna mendorong retensi dan frekuensi transaksi pengguna.


“Perseroan juga akan terus memperluas kerja sama dengan mitra strategis untuk menjaga daya saing produk dan memastikan ketersediaan layanan yang optimal bagi pengguna,” kata dia dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (16/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, BUKA menyebut tetap menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dengan memperhatikan dinamika persaingan usaha, perkembangan teknologi, serta perubahan regulasi.