Setelah publikasi 28 Januari dan terjadinya tekanan pasar, BEI melakukan langkah mitigasi. Perdagangan sempat dihentikan sementara (trading halt) dan pasar mengalami rebound. Dalam periode yang sama, terjadi perubahan struktur kepemimpinan di BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jeffrey menegaskan, langkah yang ditempuh BEI adalah memastikan mekanisme pasar tetap berjalan dan tidak terganggu. “Tentu yang kami lakukan memastikan mekanisme berjalan sehingga tidak terganggu dan terjadi sampai hari ini,” katanya.
Sejak 2 Februari BEI kembali melakukan pertemuan dengan MSCI, dilanjutkan pengiriman dokumen teknis pada 5 Februari, serta pertemuan lanjutan pada 11 Februari. Namun, ia menegaskan bahwa detail pembahasan tidak dapat diungkapkan kepada publik.
“Maka seluruh detail maupun kesimpulan dari pertemuan tersebut adalah bersifat rahasia,” ujarnya dalam kesempatan sebelumnya.
Sebagai bagian dari pembenahan, BEI telah menyampaikan sejumlah proposal, tidak hanya kepada MSCI tetapi juga kepada FTSE dan publik. Langkah tersebut meliputi kewajiban pengungkapan kepemilikan saham di atas 1%, penyempurnaan data investor menjadi lebih granular hingga 28 tipe klasifikasi, peningkatan ketentuan minimum free float dari 7,5% menjadi 15%, serta penerbitan shareholder concentration list.
Menurut Jeffrey, seluruh inisiatif tersebut dapat dijalankan karena mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Ia juga menekankan bahwa pasar modal Indonesia telah berulang kali menghadapi tantangan, baik yang bersumber dari faktor eksternal maupun internal, termasuk isu kepercayaan pasar. Ia menyinggung sejumlah peristiwa sebelumnya seperti kebijakan tarif Amerika Serikat yang diumumkan menjelang Lebaran dan memicu tekanan pasar, pandemi Covid-19, kasus Jiwasraya, hingga krisis 1998.
“Pasar modal sudah banyak sekali menghadapi tantangan baik sumber luar maupun dalam. Termasuk juga yang tantangan terkait trust issue di pasar. Tapi satu hal yang pasti kita tidak hanya bisa lewat tapi kita menjadi lebih besar dan kuat,” ujar Jeffrey.
(dhf)



























