Dari sisi indeks harga konsumen, Chang Shu mengatakan, tren inflasi global saat ini juga menunjukkan arah yang yang benar, yang berada di bawah sekitar 3%, setelah pada 2024 lalu mencapai puncaknya hingga mencapai 5%.
"Kita melihat inflasi memuncak di atas 5%, namun sekarang di akhir tahun 2025, angka tersebut sudah turun ke kisaran 3%, sedikit di atas 3%. Namun kami melihat untuk tahun ini, pada akhir tahun ini, inflasi global akan turun hingga di bawah 3%." tutur dia.
Hanya saja, Chang Shu menggarisbawahi jika saat ini masih terdapat sejumlah tantangan yang akan berdampak dalam jangka panjang.
Tantangan itu meliputi rezim tarif Amerika Serikat (AS), yang berpotensi akan mengganggu dan mengubah ranbtai pasok global, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang menyebar dengan sangat cepat di seluruh dunia, menantang struktur industri yang ada dan membentuk struktur industri baru.
"Mega tren ini benar-benar memiliki pengaruh yang meluas ke setiap aspek setiap ekonomi," tutur dia.
(lav)


























