Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, kebijakan pemerintah berupa cuti bersama dan penerapan work from anywhere (WFA) pada momentum Lebaran 2026 juga dinilai berpotensi meningkatkan permintaan masyarakat terhadap sektor pariwisata dan berbagai jasa lain, yang pada akhirnya turut mendorong kredit konsumsi.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk periode libur Lebaran 2026 dengan total anggaran sekitar Rp12,83 triliun. Di samping itu, pemerintah menerapkan skema WFA bagi ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret untuk membantu kelancaran arus mudik.

"Mudah-mudahan [hal ini] bisa meningkatkan permintaan atas jasa pariwisata atau jasa-jasa lain berkaitan dengan kredit konsumsi," tegasnya.

Sekadar catatan, OJK melaporkan kinerja pertumbuhan kredit perbankan hanya tumbuh 7,74% menjadi Rp8.314,4 triliun pada November 2025. Angka ini hanya naik tipis dari pertumbuhan kredit bulan sebelumnya, yakni 7,36%.

Selain itu, berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi per November 2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 17,98% secara tahunan atau year-on-year (yoy), disusul oleh kredit konsumsi yang tumbuh 6,67%, sedangkan kredit modal kerja tumbuh sebesar 2,04%.

(lav)

No more pages