Logo Bloomberg Technoz

Saat Kripto Babak Belur, Penimbun Bitcoin Saylor Rugi Rp208 T

News
06 February 2026 14:57

Investor besar Bitcoin Michael Saylor dan seorang pengusaha dan CEO MicroStrategy. (Dok: Bloomberg)
Investor besar Bitcoin Michael Saylor dan seorang pengusaha dan CEO MicroStrategy. (Dok: Bloomberg)

David Pan dan Melos Ambaye — Bloomberg News

Bloomberg, Penurunan Bitcoin menambah gejolak krisis yang melanda industri aset digital. Pada saat yang sama, kerugian Michael Saylor melalui perusahaan treasury Bitcoin miliknya, Strategy Inc., mencapai miliaran dolar AS.

Dalam sebuah pengumuman, perusahaan yang dulu membuat perangkat software korporat namun kini beralih bisnis sebagai ‘menimbun’ Bitcoin itu, mengonfirmasi kerugian bersih sebesar US$12,4 miliar (sekitar Rp208,63 triliun) untuk kuartal keempat, didorong oleh penurunan nilai pasar atas kepemilikan jumbo Bitcoin.


Kerugian tersebut semakin dalam pekan ini, karena gejolak pasar baru-baru ini mendorong cadangan Bitcoin perusahaan di bawah biaya dasar kumulatifnya untuk pertama kalinya sejak 2023 — dan menghapus keuntungan Bitcoin pasca pemilu presiden di AS.

Strategy telah lama menentang logika pasar dengan mengubah premi ekuitasnya menjadi mesin akuisisi token. Pada puncaknya, saham Strategy diperdagangkan jauh di atas nilai kepemilikannya, sehingga perusahaan dapat menerbitkan saham baru, membeli lebih banyak Bitcoin, dan mengulangi siklus tersebut. Namun, dengan premi tersebut kini hilang — dan pasar modal yang semakin ketat — model tersebut telah terhenti.