DOJ Ungkap Upaya Jeffrey Epstein Dekati Putin & Intelijen Rusia
Redaksi
09 February 2026 17:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dokumen terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengungkap ambisi tersembunyi Jeffrey Epstein untuk menembus lingkaran dalam Kremlin. Mendiang pemodal yang terjerat skandal pelecehan seksual ini diketahui berulang kali mencoba membangun jalur komunikasi langsung dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Salah satu upaya mencolok terjadi pada Juni 2018. Epstein mencoba menghubungi Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov melalui politikus Norwegia, Thorbjørn Jagland. Dalam emailnya Epstein menulis, "Saya pikir Anda bisa menyarankan kepada Putin agar Lavrov meminta pandangan dari saya. Vitaly Churkin (mantan Dubes Rusia untuk PBB) dulu sering melakukannya, tapi dia sudah meninggal."
Komunikasi Epstein dengan para pejabat tinggi Rusia memicu spekulasi luas. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk bahkan menyatakan akan meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan hubungan Epstein dengan intelijen Rusia.
"Semakin banyak petunjuk yang mengarah pada kecurigaan bahwa skandal pedofilia yang belum pernah terjadi sebelumnya ini diatur bersama oleh dinas intelijen Rusia," ujar Tusk dalam rapat kabinet pekan ini seperti diberitakan oleh CNN.
Tusk menambahkan bahwa kemungkinan Rusia memiliki material kompromat (bukti memalukan untuk pemerasan) terhadap banyak pemimpin dunia yang masih aktif saat ini sangatlah tinggi. Namun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah keras hal tersebut dan menyebut teori itu "tidak bisa dianggap serius."






























