Logo Bloomberg Technoz

Iran Sebut Dialog Nuklir dengan AS Berlangsung Intens dan Serius

News
27 February 2026 07:40

Pemerintah Iran Sebut Siap Perang jika Amerika Serikat Menyerang.(Diolah dari Berbagai Sumber)
Pemerintah Iran Sebut Siap Perang jika Amerika Serikat Menyerang.(Diolah dari Berbagai Sumber)

Patrick Sykes dan Eltaf Najafizada - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Iran menyatakan bahwa perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) telah menunjukkan kemajuan yang "sangat intens dan serius." Kedua belah pihak terus melanjutkan negosiasi hingga Kamis (26/2) malam waktu Swiss guna mencapai kesepakatan krusial.

Dengan tenggat waktu yang ditetapkan Donald Trump hanya tinggal menghitung hari, kedua negara memulai putaran ketiga diskusi yang dimediasi oleh Oman di Jenewa pada Kamis pagi. Trump sebelumnya telah mengancam akan mengambil tindakan militer jika para pemimpin Iran tidak menyetujui kesepakatan baru. Ancaman ini memicu kekhawatiran pecahnya perang besar di Timur Tengah yang dapat menyeret negara-negara produsen minyak Teluk Arab serta Israel.


"Kami berharap pembahasan selanjutnya akan terfokus pada pencabutan sanksi dan masalah nuklir," ujar Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, kepada televisi pemerintah di sela-sela pertemuan. Ia menambahkan bahwa para diplomat akan melanjutkan diskusi pada pukul 17:30 hingga 18:00 waktu setempat.

Tim AS dipimpin oleh utusan Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi memimpin delegasi untuk Republik Islam Iran.