Logo Bloomberg Technoz

IBC Minta Insentif Baterai: Agar Konsumen Bisa Pilih NMC atau FLP

Mis Fransiska Dewi
03 February 2026 09:20

Paket baterai (battery pack) di depan kendaraan./Bloomberg-Naina Helen Jama
Paket baterai (battery pack) di depan kendaraan./Bloomberg-Naina Helen Jama

Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif mengungkapkan tengah berupaya agar pemerintah memberikan insentif baterai bagi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Hal itu dilakukan agar masyarakat nantinya dapat memilih untuk dapat menggunakan baterai berbasis nikel atau nickel manganese cobalt (NMC) atau baterai berbasis lithium ferro phosphate (LFP).

“Memang kami berharap ada insentif dari pemerintah supaya nanti di dalam waktu dekat ini kita bisa compare antara khususnya baterai yang jenis menggunakan katoda nikel dan yang menggunakan LFP sehingga masyarakat nanti memiliki peluang untuk memilih,” kata Aditya dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Senin (2/2/2026).


Ketika ditanya lebih lanjut mengenai pembahasan insentif baterai tersebut, Adit menuturkan hingga kini masih terus berupaya berkomunikasi dengan pemerintah. 

"Kita masih berusaha, itu masih diupayakan oleh kita ya,” ujarnya ditemui usai rapat. 

Permintaan baterai EV berbasis LFP terus naik./dok. Bloomberg