Fidelity International, lembaga keuangan yang banyak melepas emas akhir pekan lalu, sudah berencana untuk membelinya kembali.
“Jika kita melihat koreksi 5% atau 7% terjadi lagi, maka saya akan beli. Secara struktural, sentimen jangka menengah masih positif bagi harga emas untuk melanjutkan reli,” tegas George Efstathopoulos dari Fidelity International, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini, Kamis (5/2/2026)? Apakah akan terjadi kenaikan tiga hari beruntun?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas bertengger di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 58. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Kemudian indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 25. Menghuni area jual (short) yang kuat.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sepertinya lebih mungkin untuk turun. Maklum, kenaikan dalam dua hari terakhir sudah begitu pesat. Mungkin saja investor mulai kembali ‘gatal’ untuk mencairkan cuan.
Target support terdekat ada di US$ 4.976/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka target koreksi berikutnya adalah US$ 4.834/troy ons apabila pivot point US$ 4.861/troy ons terlewati.
Namun andai harga emas masih bisa naik lagi, maka US$ 5.073/troy ons rasanya akan menjadi target resisten terdekat. Resisten lanjutan ada di rentang US$ 5.112-5.140/troy ons,
Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 5.458/troy ons.
(aji)






























