Logo Bloomberg Technoz

"Kami akan tetap menggunakan APBN untuk mendorong pertumbuhan, tetapi kami sangat paham batasannya," tutur dia.

Sepanjang 2025 lalu, pemerintah melaporkan realisasi penerimaan negara sepanjang 2025 tercatat hanya Rp2.756 triliun. Angka ini merosot Rp94 triliun atau 3,2% secara tahunan. 

Realisasi tersebut juga tak mencapai target pemerintah, tepatnya hanya 91,7% dari target sampai Desember 2025 yang sebesar Rp2.865 triliun.

Sementara itu, total realisasi belanja negara sepanjang 2025 tercatat Rp3.451 triliun atau justru melonjak Rp92 triliun atau 2,7% dibanding realisasi belanja tahun 2024 yang sebesar Rp3.359 triliun. Kendati demikian, angka realisasi belanja 2025 tercatat 95,3% dari target yang sebesar Rp3.527 triliun.

Dengan demikian, defisit APBN juga tercatat mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dari defisit tahun sebelumnya yang masih 2,3% terhadap PDB atau509,1 triliun. Ini juga defisit tertinggi sejak 2005.

(lav)

No more pages