Logo Bloomberg Technoz

Mercedes-Benz Indonesia Yakin Bursa Mobil Premium Masih Cerah

Mis Fransiska Dewi
03 February 2026 15:00

Mercedes-Benz AMG CLE 53 Cabriolet ditampilkan saat pameran otomotif GIIAS 2025 di ICE BSD, Kamis (24/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mercedes-Benz AMG CLE 53 Cabriolet ditampilkan saat pameran otomotif GIIAS 2025 di ICE BSD, Kamis (24/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mercedes-Benz Indonesia optimistis penjualan mobil premium pada 2026 akan lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini didukung oleh pelayanan konsumen yang baik serta brand yang telah dibangun selama 140 tahun. 

Chief Executive Officer (CEO) Mercedes-Benz Indonesia Donald Rachmat mengungkapkan penurunan penjualan mobil premium pada 2025 bersifat sementara karena kondisi ekonomi global yang kurang baik, perang dagang, hingga daya beli masyarakat di dalam negeri. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil premium asal Jerman ini hanya tercatat membukukan penjualan sebanyak 1.263 unit di 2025. Lebih rendah 42,7% dibandingkan dengan penjualan Mercedes pada 2024 sejumlah 2.205 unit.


“Kami melihat di tahun 2026 ini, kami optimis bahwa situasinya akan membaik, dan tentunya akan baik juga bagi industri otomotif di segmen premium, termasuk bagi kami di Mercedes-Benz,” kata Donald ditemui di sela kegiatan “Mercedes-Benz: 140 Years of Innovation”, Selasa (3/2/2026). 

Selain itu, dia juga percaya pemerintah akan melakukan banyak hal untuk memperbaiki situasi industri otomotif yang ada saat ini.